Wakil Ketua Umum PSI Korban Pemukulan di Menteng,Dua Terduga Pelaku Di Tangkap

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga atau yang dikenal sebagai Bro Ron, menjadi korban pemukulan dalam sebuah insiden di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 16.22 WIB. Saat itu, sekitar 15 karyawan PT SKS mendatangi kantor Michael, Putra & Partners (MPP) untuk melakukan audiensi terkait gaji yang belum dibayarkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa para karyawan awalnya ingin bertemu langsung dengan pihak perusahaan. Namun, pertemuan tersebut tidak terlaksana sehingga petugas kepolisian memfasilitasi audiensi di Polsek Menteng.

“Proses audiensi awalnya berjalan aman dan kondusif dengan pendampingan petugas,” ujar Braiel dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Situasi kemudian berubah ketika sekelompok orang tak dikenal datang dan diduga melakukan intimidasi serta menghalangi jalannya audiensi.

“Kehadiran kelompok tersebut memicu ketegangan hingga terjadi percekcokan,” lanjutnya.

Dalam kericuhan itu, Bro Ron yang turut hadir dalam proses mediasi justru menjadi korban pemukulan oleh pihak yang berada di lokasi. Petugas kepolisian segera turun tangan untuk melerai dan mengamankan situasi.

“Korban dan pihak terlapor langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Metro Menteng untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Braiel.

Secara terpisah, Ronald mengungkapkan bahwa dirinya hadir dalam audiensi tersebut karena memiliki hubungan pertemanan dengan pihak yang hendak ditemui oleh para karyawan. Namun, situasi di luar dugaan terjadi saat sekelompok orang yang mengaku sebagai petugas keamanan meminta semua pihak meninggalkan gedung.

“Mereka mengaku sebagai pengamanan kantor dan meminta kami keluar. Cekcok terjadi sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, lalu terjadilah pemukulan seperti yang terlihat di video,” ujar Ronald.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif pemukulan dan peran masing-masing pihak yang terlibat.

(sc detik News/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan
Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi
Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi
Ray Rangkuti Peringatkan Kudeta Merambat dan Menguatnya Militerisme di Indonesia
Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara, Diduga Jadi Biang Kerok Blackout Listrik Nasional
Polisi Aktif Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Ungkap Modus Pengadaan Food Tray
Program Koperasi Desa Merah Putih Diharapkan Berjalan, Manajer Jalani Latsarmil dan Siapkan Akses Permodalan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:08 WIB

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan

Senin, 13 Juli 2026 - 23:27 WIB

Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:59 WIB

Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:12 WIB

Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:16 WIB

Ray Rangkuti Peringatkan Kudeta Merambat dan Menguatnya Militerisme di Indonesia

Berita Terbaru