Lawan Rentenir KopDes Tawarkan Pinjaman Bunga 6% Per Tahun

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih akan menyediakan pinjaman dengan bunga rendah sebesar 6% per tahun. Program ini bertujuan memberikan akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Ferry menjelaskan, kebijakan tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat agar tidak terjerat praktik rentenir maupun pinjaman online (pinjol) dengan bunga tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini untuk menjadi alternatif pembiayaan bagi masyarakat agar tidak terjebak pada praktik rentenir dan pinjaman online,” ujar Ferry di Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, skema pembiayaan akan disalurkan melalui unit lembaga keuangan ultra mikro yang berada di bawah naungan Kopdeskel Merah Putih. Pemerintah juga akan terus memantau kebutuhan likuiditas di setiap desa guna memastikan program berjalan optimal.

“Di setiap koperasi desa akan ada lembaga keuangan mikro. Kami akan melihat seberapa besar kebutuhan pembiayaan di masing-masing desa,” jelasnya.

Selain menyediakan kredit murah, Kopdeskel Merah Putih juga akan berperan dalam penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, serta menjadi offtaker atau penyerap hasil produksi masyarakat desa.

“Koperasi desa ini juga akan menjadi offtaker yang menyerap hasil produksi masyarakat,” tambah Ferry.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih tingginya beban bunga pinjaman yang harus ditanggung masyarakat kecil. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan suku bunga yang lebih rendah bagi pelaku usaha besar.

“Jangan sampai rakyat kecil dikenakan bunga tinggi. Koperasi Merah Putih harus bisa memberikan kredit dengan bunga lebih rendah, kalau perlu 6% per tahun,” tegas Prabowo.

Program Kopdeskel Merah Putih diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperluas akses keuangan inklusif sekaligus menekan praktik pinjaman berbunga tinggi di masyarakat.

(Sc:detic com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata
Beli TBS di Bawah Harga Yang Ditetapkan,Izin PKS Akan Dicabut
Sederet Dampak Buruk Dollar AS Tembus Rp 18 000 Ancaman Perekonomian Indonesia
Hotman Paris Bantah Iri pada Natalius Pigai: “Saya Tak Tertarik Jadi Menteri, Pendapatan Saya Jauh Lebih Besar”
BGN Perketat Pengawasan ,Dapur Tak Penuhi Target Terancam Disanksi Mulai 2 Juni 2026
Blackout Sumatera Jadi Sorotan, Jaga Marwah Desak Evaluasi Total Kinerja Dirut PLN
Aturan Baru Registrasi Medsos Pakai Nomor HP Dinilai Efektif Tekan Hoaks dan Akun Anonim
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:19 WIB

Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:13 WIB

Beli TBS di Bawah Harga Yang Ditetapkan,Izin PKS Akan Dicabut

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:45 WIB

Hotman Paris Bantah Iri pada Natalius Pigai: “Saya Tak Tertarik Jadi Menteri, Pendapatan Saya Jauh Lebih Besar”

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:32 WIB

BGN Perketat Pengawasan ,Dapur Tak Penuhi Target Terancam Disanksi Mulai 2 Juni 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:18 WIB

Blackout Sumatera Jadi Sorotan, Jaga Marwah Desak Evaluasi Total Kinerja Dirut PLN

Berita Terbaru