Jakarta — Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan etika bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), menyusul munculnya dua kasus yang menyeret oknum pegawai Kementerian PU yang sedang menjalani pendidikan di luar negeri.
Satu ASN yang tengah menempuh studi di Jepang melalui program beasiswa dilaporkan telah dipulangkan ke Indonesia karena diduga terkait persoalan hukum berupa kasus suap. Sementara itu, seorang ASN lain yang sedang belajar di London menjadi sorotan publik akibat dugaan perilaku pamer gaya hidup (flexing) di media sosial serta komentar yang dinilai merendahkan program pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dody, setiap ASN tidak hanya terikat aturan administrasi, tetapi juga memikul tanggung jawab moral sebagai pelayan publik. Ia menilai perilaku yang mencederai kepercayaan masyarakat harus ditindak tegas karena ASN bekerja menggunakan anggaran negara yang berasal dari pajak rakyat.
“ASN kan pelayan masyarakat, dikasih makan dari pajak. Jadi jangan sok-sokan lah. Boleh sok-sokan, tapi jangan jadi ASN,” ujar Dody saat memberikan tanggapan terkait kasus tersebut.
Pihak Kementerian PU disebut telah mengambil langkah pemeriksaan internal terhadap kedua ASN yang bersangkutan. ASN yang diduga terlibat perkara hukum telah kembali ke Indonesia, sedangkan ASN yang berada di London masih menunggu proses lanjutan.
Dody menyatakan bukti awal terkait dugaan flexing dan pelanggaran etika di media sosial telah dikumpulkan. Pemeriksaan akan dilakukan sesuai ketentuan disiplin ASN dan aturan yang berlaku.
Kasus ini kembali memunculkan perdebatan publik mengenai etika penggunaan media sosial oleh aparatur negara, gaya hidup pejabat atau pegawai publik, serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.
Poin penting:
Dua ASN Kementerian PU menjadi sorotan saat menjalani pendidikan di luar negeri.
Satu ASN diduga terkait perkara suap dan telah kembali ke Indonesia.
Satu ASN lain di London disorot karena dugaan flexing dan komentar kontroversial.
Kementerian PU menegaskan akan melakukan pemeriksaan serta penegakan disiplin.
Menteri PU mengingatkan ASN agar menjaga etika karena berstatus pelayan publik.
(Red/sc tribun )













