Airlangga Segera Umumkan Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat, Fokus Tekan Konsumsi BBM

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Kebijakan ini direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan, tepatnya setiap hari Jumat, sebagai bagian dari strategi efisiensi energi nasional di tengah tekanan global terhadap harga minyak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengumuman akan dilakukan sebelum akhir bulan Maret, kemungkinan dalam waktu dekat,” ujar Airlangga, Jumat (27/3/2026).

Berlaku untuk ASN, Swasta Hanya Imbauan

Skema WFH ini akan diterapkan bagi seluruh ASN, termasuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sementara itu, sektor swasta tidak diwajibkan mengikuti kebijakan tersebut.

Pemerintah hanya memberikan imbauan kepada perusahaan swasta untuk menyesuaikan kebijakan kerja masing-masing.

Respons Kenaikan Harga Energi Global

Langkah ini diambil sebagai respons atas kenaikan harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan.

Meski demikian, target penghematan hingga 20 persen masih dalam tahap kajian dan belum ditetapkan secara final.

Dorong Efisiensi Tanpa Hambat Ekonomi

Di sisi lain, pemerintah optimistis kebijakan WFH tidak akan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Justru, aktivitas ekonomi dinilai tetap dapat berjalan bahkan berpotensi meningkat.

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh pejabat Kementerian Keuangan, yang menyebut kebijakan ini telah diputuskan dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Dengan penerapan WFH secara terbatas ini, pemerintah berupaya menyeimbangkan antara efisiensi energi dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

(sc: berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBN Terkuras  Gelontorkan Rp101,1 Triliun untuk Program MBG
Safari Politik Jokowi ke NTT Dinilai Perkuat Basis PSI, Pengamat Sebut PDIP Masih Jadi Tembok Terberat
KWP Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Persoalkan Ucapan ‘Kayak Sirkus’
BGN Tegas : Dapur MBG Yang Gunakan Barang Subsidi Akan Ditutup ,Masyarakat Diminta Mengawasi
Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan
Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi
Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:11 WIB

APBN Terkuras  Gelontorkan Rp101,1 Triliun untuk Program MBG

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dinilai Perkuat Basis PSI, Pengamat Sebut PDIP Masih Jadi Tembok Terberat

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:35 WIB

KWP Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Persoalkan Ucapan ‘Kayak Sirkus’

Senin, 27 Juli 2026 - 15:36 WIB

BGN Tegas : Dapur MBG Yang Gunakan Barang Subsidi Akan Ditutup ,Masyarakat Diminta Mengawasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:08 WIB

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan

Berita Terbaru