Geram Dituding Biayai Isu Ijazah Jokowi,JK Laporkan Rismon ke Bareskrim

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), berencana melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.

Langkah hukum ini ditempuh menyusul tudingan bahwa JK mendanai polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JK mengatakan, laporan akan diajukan melalui kuasa hukumnya pada Senin (6/4/2026).

“Di media tersebar pernyataan Saudara Rismon Sianipar yang menyebut saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan ijazah Jokowi,” kata JK di kediamannya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4).

Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar dan harus dibuktikan secara hukum.

“Besok (Senin 6/4) pengacara mewakili saya melaporkan ke Bareskrim untuk mencari kebenaran. Apa yang disampaikan itu tidak benar,” tegasnya.

Bantah Kenal Rismon

JK juga mengaku tidak mengenal Rismon Sianipar secara pribadi.

“Saya pastikan itu tidak benar. Saya tidak pernah kenal Rismon, tidak pernah bertemu. Kalau Roy, saya kenal karena pernah menjadi menteri,” ujarnya, merujuk pada Roy Suryo.

Ia pun menantang pihak yang menuduh untuk membuktikan klaim tersebut secara jelas.

Klarifikasi Pertemuan di Rumah JK

Terkait isu pertemuan dengan sejumlah pihak, JK menjelaskan bahwa kegiatan di rumahnya selama Ramadan bukan undangan resmi darinya.

Menurutnya, para tamu datang atas inisiatif sendiri untuk menyampaikan aspirasi.

“Pertemuan itu bukan undangan saya. Mereka datang sendiri, sebagian besar akademisi dan profesional. Tidak ada unsur partai,” kata JK.

Rismon Sudah Minta Maaf ke Jokowi

Di sisi lain, Rismon Sianipar sebelumnya telah menemui Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.

Ia mengaku, setelah melakukan kajian lebih mendalam, menyimpulkan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.

“Iya, asli. Dengan kajian saya, saya harus menyampaikan kebenaran meskipun itu tidak mudah,” ujar Rismon.

Sebagai ahli digital forensik, ia juga menegaskan pentingnya tanggung jawab ilmiah untuk mengoreksi kesimpulan sebelumnya.

Saat ini, Rismon diketahui telah mengajukan upaya restorative justice ke Polda Metro Jaya, namun permohonannya belum dikabulkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rismon belum memberikan tanggapan atas rencana pelaporan oleh JK.

(sc:kumparan news).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBN Terkuras  Gelontorkan Rp101,1 Triliun untuk Program MBG
Safari Politik Jokowi ke NTT Dinilai Perkuat Basis PSI, Pengamat Sebut PDIP Masih Jadi Tembok Terberat
KWP Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Persoalkan Ucapan ‘Kayak Sirkus’
BGN Tegas : Dapur MBG Yang Gunakan Barang Subsidi Akan Ditutup ,Masyarakat Diminta Mengawasi
Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan
Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi
Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:11 WIB

APBN Terkuras  Gelontorkan Rp101,1 Triliun untuk Program MBG

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dinilai Perkuat Basis PSI, Pengamat Sebut PDIP Masih Jadi Tembok Terberat

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:35 WIB

KWP Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Persoalkan Ucapan ‘Kayak Sirkus’

Senin, 27 Juli 2026 - 15:36 WIB

BGN Tegas : Dapur MBG Yang Gunakan Barang Subsidi Akan Ditutup ,Masyarakat Diminta Mengawasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:08 WIB

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan

Berita Terbaru