Blackout Sumatera Jadi Sorotan, Jaga Marwah Desak Evaluasi Total Kinerja Dirut PLN

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memicu kritik terhadap kinerja manajemen PT PLN (Persero). Sejumlah pihak mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran pimpinan perusahaan, termasuk Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Gangguan kelistrikan yang berdampak pada aktivitas masyarakat dan sektor usaha di beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu hingga Lampung disebut menimbulkan kerugian ekonomi bagi warga dan pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan terbaru datang dari Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah). Ketua Umum organisasi tersebut, Edison Tamba, meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan PLN menyusul insiden blackout yang terjadi.

“PLN perlu bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap pimpinan perusahaan harus dilakukan secara terbuka,” ujar Edison di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, masyarakat terdampak blackout, termasuk pelaku UMKM, pedagang, hingga sektor industri kecil, berhak memperoleh perhatian dan mekanisme kompensasi sesuai aturan yang berlaku apabila terbukti mengalami kerugian akibat gangguan layanan.

Selain menyoroti insiden pemadaman, Edison juga menyinggung beredarnya informasi mengenai kondisi keuangan PLN tahun 2025. Namun, klaim terkait kerugian maupun keuntungan perusahaan tersebut belum disertai penjelasan resmi dalam konteks pernyataannya dan perlu dikonfirmasi kepada pihak PLN maupun laporan keuangan yang dipublikasikan.

Hingga berita ini diperbarui, pihak PLN sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf atas gangguan kelistrikan serta melakukan upaya pemulihan sistem di wilayah terdampak. Perusahaan juga menyatakan investigasi penyebab blackout terus dilakukan.

Insiden blackout besar di Sumatera belakangan menjadi perhatian publik karena berdampak pada aktivitas rumah tangga, layanan usaha, penyimpanan produk pangan, hingga operasional industri.

Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keandalan sistem kelistrikan nasional guna mencegah gangguan serupa terulang kembali.

Editor: Redaksi /berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata
Beli TBS di Bawah Harga Yang Ditetapkan,Izin PKS Akan Dicabut
Sederet Dampak Buruk Dollar AS Tembus Rp 18 000 Ancaman Perekonomian Indonesia
Hotman Paris Bantah Iri pada Natalius Pigai: “Saya Tak Tertarik Jadi Menteri, Pendapatan Saya Jauh Lebih Besar”
BGN Perketat Pengawasan ,Dapur Tak Penuhi Target Terancam Disanksi Mulai 2 Juni 2026
Aturan Baru Registrasi Medsos Pakai Nomor HP Dinilai Efektif Tekan Hoaks dan Akun Anonim
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI
“Jangan Sok-Sokan Jadi ASN”: Pesan Keras Menteri PU Soal Etika Aparatur
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:19 WIB

Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:13 WIB

Beli TBS di Bawah Harga Yang Ditetapkan,Izin PKS Akan Dicabut

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:45 WIB

Hotman Paris Bantah Iri pada Natalius Pigai: “Saya Tak Tertarik Jadi Menteri, Pendapatan Saya Jauh Lebih Besar”

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:32 WIB

BGN Perketat Pengawasan ,Dapur Tak Penuhi Target Terancam Disanksi Mulai 2 Juni 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:18 WIB

Blackout Sumatera Jadi Sorotan, Jaga Marwah Desak Evaluasi Total Kinerja Dirut PLN

Berita Terbaru