Pematang Bandar – Dunia olahraga, khususnya komunitas Judoka Kungfu Indonesia (JKI) di wilayah Pematang Bandar, tengah diselimuti awan duka. Sosok pelatih yang dikenal berdedikasi tinggi, Defenan Sibarani, dikabarkan telah meninggal dunia karena sakit yang di derita.
Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi para atlet, rekan sesama pelatih, dan pengurus JKI yang selama ini bekerja sama dengannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok Mentor yang Berdedikasi
Defenan Sibarani dikenal sebagai figur pelatih yang keras dalam disiplin namun sangat peduli terhadap perkembangan anak didiknya. Di bawah asuhannya, JKI P. Bandar telah melahirkan banyak talenta muda yang berprestasi di berbagai ajang kompetisi.
”Beliau bukan sekadar pelatih, tapi juga orang tua bagi kami di lapangan. Dedikasinya untuk memajukan olahraga bela diri di daerah ini tidak perlu diragukan lagi,” ujar Sarmanto Manihuruk salah satu rekan sejawat almarhum.
Acara Penghormatan Terakhir dan kata penghiburan sebelum diantar ke tempat peristirahatan terakhir (Minggu 3/5 2026)
buat seluruh keluarga almarhum dari unsur pengurus JKI dan ucapan turut berduka yang hadir maupun lewat Grup Whatts Up JKI diantaranya, Sarmanto Manihuruk,Panderikson Saragih,Fernando MT Marbun,Nelson Simatupang,Krisman Sianipar,Rohman Sipayung,Norton Silitonga,Hendra Manihuruk,Charles Sidabutar,Haposan Simarmata,Rudi L Tobing,dan pengurus lainnya.
Hingga saat ini, ucapan belasungkawa terus mengalir melalui media sosial dan karangan bunga dari berbagai organisasi olahraga serta instansi terkait. Komunitas bela diri merasa kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah banyak menghabiskan waktu untuk membina generasi muda.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. Selamat jalan, Coach Defenan Sibarani. Perjuanganmu dalam mencetak atlet-atlet tangguh akan selalu dikenang.
(Red/jhon sng)













