KSP Dudung Abdurachman Janji Tindak Tegas Oknum Curang di Program MBG

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta– Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan komitmennya KSP Dudung Abdurachman Janji Tindak Tegas Oknum Curang di Program MBG ,untuk menindak tegas praktik penyimpangan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Program yang menjadi sorotan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat, yang saat ini tengah digencarkan pemerintah sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dudung menegaskan tidak akan mentoleransi adanya kecurangan di lapangan. Ia bahkan menyatakan siap mengambil langkah tegas terhadap oknum yang terbukti menyimpang.

“Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti,” ujar Dudung dalam pembukaan Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026), dikutip dari Antara.

Peran KSP: Penghubung dan Pengawas

Sebagai Kepala KSP, Dudung menjelaskan bahwa peranKSP Dudung Abdurachman Janji Tindak Tegas Oknum Curang di Program MBGnya tidak hanya berada di lingkar pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

KSP, kata dia, memiliki fungsi strategis dalam:

Menyerap aspirasi masyarakat

Menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan

Mengawasi implementasi program prioritas nasional

Ia pun membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan kejanggalan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tekankan Persatuan dan Waspada Informasi Hoaks

Selain menyoroti program pemerintah, Dudung juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika global yang sarat konflik.

Ia menilai keberagaman Indonesia—baik suku, agama, maupun golongan—harus dijaga sebagai kekuatan nasional.

Dudung juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, terutama terhadap konten yang bersifat provokatif dan menyesatkan,demikian dilansir dari Tribunnewsmaker.com.

“Informasi yang menyesatkan jika terus diulang bisa dianggap sebagai kebenaran,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap kritis, selektif, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

(Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan
Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi
Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi
Ray Rangkuti Peringatkan Kudeta Merambat dan Menguatnya Militerisme di Indonesia
Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara, Diduga Jadi Biang Kerok Blackout Listrik Nasional
Polisi Aktif Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Ungkap Modus Pengadaan Food Tray
Program Koperasi Desa Merah Putih Diharapkan Berjalan, Manajer Jalani Latsarmil dan Siapkan Akses Permodalan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:08 WIB

Tak Ada Ampun! Vonis Hukuman Mati Pejabat Korup Meski Kooperatif Bantu Penyelidikan

Senin, 13 Juli 2026 - 23:27 WIB

Rugun Saragih Jadi Sorotan Usai Penggeledahan Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:59 WIB

Penggerebekan Besar-Besaran Scam Center di Kamboja, Sekitar 1.100 WNI Ditahan di Fasilitas Imigrasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:12 WIB

Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Keduanya Terus Berlomba Membongkar Korupsi

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:16 WIB

Ray Rangkuti Peringatkan Kudeta Merambat dan Menguatnya Militerisme di Indonesia

Berita Terbaru