Ribuan Warga Menanti Kejujuran Dan Kepastian Hukum,BNI Disorot Dana Ummat Raib

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan (Sum– Ut) Kasus dugaan hilangnya dana umat senilai Rp28 miliar di Bank Negara Indonesia (BNI) kini menjadi sorotan serius. Di balik angka fantastis tersebut, tersimpan kisah pilu ribuan umat kecil yang menggantungkan harapan masa depan mereka pada dana yang dikumpulkan dengan penuh perjuangan.

Dana tersebut diketahui berasal dari CU (Credit Union) Paroki Aek Nabara, yang selama ini menjadi tempat masyarakat menabung dan mengelola keuangan secara kolektif. Namun harapan itu kini berubah menjadi kecemasan, setelah dana yang mereka percayakan diduga hilang akibat ulah oknum di internal perbankan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Kamis (16/4), perwakilan umat akhirnya membawa persoalan ini ke tingkat pusat. Sr. Natalia Situmorang KYM selaku bendahara Paroki Aek Nabara, bersama Ketua CU Manotar Marbun, mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk menyampaikan langsung keluhan dan tuntutan keadilan.

Dalam pertemuan tersebut, mereka diterima oleh Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf. Sr. Natalia menjelaskan secara rinci kronologi kejadian, termasuk bagaimana dana umat yang dikumpulkan bertahun-tahun itu bisa lenyap tanpa kejelasan.

“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah tabungan hidup masyarakat kecil—petani, buruh, dan umat yang menyisihkan penghasilan mereka sedikit demi sedikit,” ungkap Sr. Natalia dengan nada penuh keprihatinan.

Dugaan Keterlibatan Oknum dan Tuntutan Transparansi

Kasus ini diduga melibatkan oknum tertentu di lingkungan perbankan, meskipun hingga kini belum ada penjelasan resmi yang rinci mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab. Hal inilah yang memicu kekecewaan dan kecurigaan di tengah masyarakat.

Pihak paroki dan pengurus CU menuntut adanya:

Audit menyeluruh terhadap aliran dana

Transparansi dari pihak BNI

Penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bersalah

Pengembalian dana umat secara utuh

Mereka juga berharap pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, turun tangan secara serius untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

Respons Awal dan Harapan Penyelesaian

Dalam pertemuan tersebut, pihak BUMN disebut berjanji akan menindaklanjuti laporan dan melakukan penelusuran lebih lanjut. Namun, masyarakat tetap menunggu langkah konkret, bukan sekadar janji.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi kredibilitas lembaga keuangan milik negara dalam menjaga kepercayaan publik, terutama masyarakat kecil yang sangat bergantung pada sistem keuangan formal.

Dampak Sosial yang Luas

Hilangnya dana ini tidak hanya berdampak pada aspek finansial, tetapi juga memicu trauma dan ketidakpercayaan terhadap institusi keuangan. Banyak anggota CU yang kini khawatir akan masa depan mereka, termasuk pendidikan anak, kebutuhan kesehatan, hingga keberlangsungan usaha kecil.

Jika tidak segera diselesaikan, kasus ini berpotensi menimbulkan gejolak sosial yang lebih luas, khususnya di wilayah Aek Nabara dan sekitarnya.

Kasus dugaan raibnya dana umat di BNI bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan kepercayaan publik. Ribuan masyarakat kini menanti jawaban: ke mana dana mereka pergi, dan kapan keadilan benar-benar ditegakkan?

Sumber (paroki Aek Nabara)

Editor:tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari dan Kasi Pidsus Kejari Sergai Dikabarkan Dijemput Tim Kejagung, Kejati Sumut: Belum Ada Informasi
Savate Sumut Perkuat Pembinaan, Target Cetak Atlet Berprestasi Hingga Level Internasional
12 Siswa SD di Deli Serdang Diduga Keracunan MBG, BGN Hentikan Operasional SPPG
Jaksa Agung Lakukan Rotasi Besar: 53 Pejabat Dimutasi, 14 Kajati Berganti, 6 Kejari di Sumut Disegarkan
Kasus Korupsi Dana BOS SMA Negeri 19 Medan, Empat Terdakwa Divonis Bersalah oleh Pengadilan Tipikor
Tidak Penuhi Syarat Administrasi Dan Standar Sanitasi 252 SPPG Di Sum-Ut Diberhentikan Sementara
Pesan Bangga untuk Boru Panggoaran: Gracia Wiranatalie Damanik, ST
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:25 WIB

Kajari dan Kasi Pidsus Kejari Sergai Dikabarkan Dijemput Tim Kejagung, Kejati Sumut: Belum Ada Informasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:43 WIB

Savate Sumut Perkuat Pembinaan, Target Cetak Atlet Berprestasi Hingga Level Internasional

Kamis, 30 April 2026 - 01:05 WIB

12 Siswa SD di Deli Serdang Diduga Keracunan MBG, BGN Hentikan Operasional SPPG

Jumat, 17 April 2026 - 10:57 WIB

Ribuan Warga Menanti Kejujuran Dan Kepastian Hukum,BNI Disorot Dana Ummat Raib

Jumat, 17 April 2026 - 00:06 WIB

Jaksa Agung Lakukan Rotasi Besar: 53 Pejabat Dimutasi, 14 Kajati Berganti, 6 Kejari di Sumut Disegarkan

Berita Terbaru