Menjaga Api Reformasi: Pemred Nusantara News Today Gandeng Aktivis 98 dan Tokoh Agama Pertegas Idealisme Media

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Di era ledakan disinformasi yang kian mengaburkan kebenaran, media dituntut kembali ke khitahnya sebagai pilar keempat demokrasi. Menyadari tanggung jawab besar tersebut, Pemimpin Redaksi Nusantara News Today, Suleman Sinulingga, melakukan langkah strategis dengan menemui tokoh Aktivis 98, Ismail Arif, serta Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, Buya Mas'ad Mahdi, Kamis (26/02/2026).

i

JAKARTA – Di era ledakan disinformasi yang kian mengaburkan kebenaran, media dituntut kembali ke khitahnya sebagai pilar keempat demokrasi. Menyadari tanggung jawab besar tersebut, Pemimpin Redaksi Nusantara News Today, Suleman Sinulingga, melakukan langkah strategis dengan menemui tokoh Aktivis 98, Ismail Arif, serta Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, Buya Mas'ad Mahdi, Kamis (26/02/2026).

JAKARTA – Di era ledakan disinformasi yang kian mengaburkan kebenaran, media dituntut kembali ke khitahnya sebagai pilar keempat demokrasi. Menyadari tanggung jawab besar tersebut, Pemimpin Redaksi Nusantara News Today, Suleman Sinulingga, melakukan langkah strategis dengan menemui tokoh Aktivis 98, Ismail Arif, serta Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, Buya Mas’ad Mahdi, Kamis (26/02/2026).

Pertemuan lintas sektor antara jurnalisme, aktivis pergerakan, dan otoritas moral keagamaan ini menjadi tonggak sejarah bagi Nusantara News Today untuk mengukuhkan diri sebagai media yang tajam, independen, dan berintegritas.

Redaksi Sebagai Benteng Demokrasi

Lahir dari rahim pergerakan mahasiswa 1998, Suleman Sinulingga membawa semangat “perlawanan terhadap ketidakadilan” ke dalam ruang redaksi. Baginya, jurnalisme bukan sekadar bisnis informasi, melainkan alat perjuangan untuk memastikan suara rakyat tidak tenggelam oleh narasi kekuasaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Media tidak boleh jadi penonton apalagi sekadar ‘tukang stempel’ kepentingan tertentu. Kami di Nusantara News Today berkomitmen memastikan setiap berita yang diproduksi memiliki kedalaman investigasi dan keberanian untuk mengungkap fakta terpahit sekalipun demi marwah demokrasi,” tegas Suleman.


Sinergi Moral dan Intelektual: Tiga Pilar Strategis

Pertemuan ini melahirkan pemikiran mendalam mengenai arah jurnalisme masa depan. Buya Mas’ad Mahdi menekankan pentingnya jurnalisme yang “ber-ruh”, yakni berita yang tidak hanya cepat namun membawa maslahat. Sementara Ismail Arif mengingatkan agar media tetap menjadi “anjing penjaga” (watchdog) yang setia pada kepentingan publik.

Berdasarkan diskusi tersebut, Nusantara News Today secara resmi menetapkan Tiga Pilar Strategis:

  1. Investigasi Tanpa Batas: Memprioritaskan pengungkapan isu-isu krusial yang menyentuh akar rumput.

  2. Independensi Tanpa Kompromi: Mengharamkan intervensi dari pihak luar mana pun dalam menentukan arah pemberitaan.

  3. Supremasi Etika: Menjadikan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai “kitab suci” dalam setiap proses produksi konten.

Edukasi dan Komitmen Kebangsaan

Secara edukatif, langkah ini merupakan bentuk literasi bagi publik bahwa media nasional yang sehat adalah media yang berani menjaga jarak dengan kepentingan politik praktis.

Pimpinan Umum Nusantara News Today, Fernando Albert Damanik, menyambut positif penguatan visi ini.

“Langkah Pemred Suleman Sinulingga adalah pernyataan sikap bahwa kami tidak main-main dengan idealisme. Sinergi dengan tokoh pergerakan dan agama adalah jaminan bahwa Nusantara News Today akan terus bertransformasi menjadi media nasional yang disegani karena akurasi dan ketajaman analisisnya dalam mengawal fenomena sosial di tanah air,” ungkap Fernando.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan informasi nasional, memastikan rakyat mendapatkan hak atas kebenaran yang objektif.


Editor: Fernando Albert Damanik 🖋️

Laporan: Unit Liputan Nasional & Ideologi Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBM Naik = Ekonomi Melambat,Pemerintah Pilih Tahan Harga
Geram Dituding Biayai Isu Ijazah Jokowi,JK Laporkan Rismon ke Bareskrim
Momentum Paskah Kejaksaan Agung RI Tekankan Kasih dan Pengorbanan Dalam Pengabdian
Dari Dakwaan ke Vonis Bebas,Kasus Amsal Sitepu Tamparan Keras untuk Kejaksaan
Anggota Komisi III DPR RI Minta Kajari Karo Dicopot Terkait Kasus Amsal Sitepu
Pemerintah Batasi Perjalanan Dinas ASN hingga 70 Persen, Berlaku Mulai 1 April 2026
Lawan Rentenir KopDes Tawarkan Pinjaman Bunga 6% Per Tahun
Isu Pengurangan PPPK karena Efisiensi Negara, Begini Penjelasan Tegas BKN
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 01:30 WIB

BBM Naik = Ekonomi Melambat,Pemerintah Pilih Tahan Harga

Minggu, 5 April 2026 - 23:59 WIB

Geram Dituding Biayai Isu Ijazah Jokowi,JK Laporkan Rismon ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 06:45 WIB

Momentum Paskah Kejaksaan Agung RI Tekankan Kasih dan Pengorbanan Dalam Pengabdian

Sabtu, 4 April 2026 - 00:21 WIB

Dari Dakwaan ke Vonis Bebas,Kasus Amsal Sitepu Tamparan Keras untuk Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 02:15 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Minta Kajari Karo Dicopot Terkait Kasus Amsal Sitepu

Berita Terbaru

Jakarta

BBM Naik = Ekonomi Melambat,Pemerintah Pilih Tahan Harga

Rabu, 8 Apr 2026 - 01:30 WIB