Fernando Emas Ingatkan Potensi “Reformasi 1998 Jilid II” Jika Persoalan Ekonomi Tak Segera Dibenahi

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Pengamat politik Fernando Emas mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan berbagai persoalan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat. Menurutnya, kondisi yang pernah memicu Reformasi 1998 dapat kembali terjadi apabila pemerintah gagal merespons kesulitan ekonomi rakyat secara cepat dan tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fernando menegaskan bahwa Reformasi 1998 merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah politik modern Indonesia yang lahir dari akumulasi persoalanFernando Emas Ingatkan Potensi “Reformasi 1998 Jilid II” Jika Persoalan Ekonomi Tak Segera Dibenahi ekonomi, sosial, dan politik yang tidak tertangani dengan baik.

“Saya tidak menakut-nakuti pemerintahan Prabowo, melainkan memberikan peringatan berbasis sejarah yang nyata. Kondisi yang pernah memicu ledakan sosial seperti tahun 1998 berpotensi berulang jika pemerintah tidak segera bertindak,” ujar Fernando Emas kepada wartawan, Minggu (14/6).

Meski demikian, Fernando menilai skenario yang disebutnya sebagai “Reformasi 1998 Jilid II” tidak akan terjadi secara otomatis. Menurutnya, pemerintah masih memiliki kesempatan untuk mencegah terjadinya akumulasi kekecewaan publik melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Masih ada jendela peluang bagi Presiden Prabowo untuk mengambil langkah-langkah konkret dan terukur guna mencegah kemarahan publik mencapai titik kritis yang sulit dikendalikan,” katanya.

Fernando juga mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri, khususnya yang menangani sektor ekonomi. Ia menilai keberanian melakukan terobosan kebijakan, termasuk pergantian pejabat yang dinilai tidak mampu menghadirkan solusi, menjadi langkah penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, kebijakan ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat kecil tidak hanya terlihat dalam data statistik, tetapi dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kondisi itu tampak dari antrean panjang di SPBU, harga bahan pokok yang terus naik, tagihan listrik yang meningkat, hingga semakin sulitnya masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak,” jelasnya.

Fernando turut menyoroti kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan sumber protein hewani yang dinilai tidak sejalan dengan peningkatan pendapatan masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Situasi tersebut, kata dia, secara perlahan terus menggerus daya beli masyarakat.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mencegah munculnya gejolak sosial yang dapat mengganggu pembangunan nasional.

(Red/sc:jawa pos.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP Bawa Aspirasi Mahasiswa ke DPR Soroti MBG ,KMP ,dan Peran TNI Polri
Kebanyakan Dapur Jadi Beban, Pemerintah Buka Opsi Penutupan SPPG MBG
Nah,.Ini Dia Alasan Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax
Pemerintah Respons Ultimatum 18 Hari BEM SI Jateng Soal Rupiah: Aspirasi Diterima, Solusi Ekonomi Tak Bisa Instan
Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata
Beli TBS di Bawah Harga Yang Ditetapkan,Izin PKS Akan Dicabut
Sederet Dampak Buruk Dollar AS Tembus Rp 18 000 Ancaman Perekonomian Indonesia
Hotman Paris Bantah Iri pada Natalius Pigai: “Saya Tak Tertarik Jadi Menteri, Pendapatan Saya Jauh Lebih Besar”
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:16 WIB

PDIP Bawa Aspirasi Mahasiswa ke DPR Soroti MBG ,KMP ,dan Peran TNI Polri

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:44 WIB

Fernando Emas Ingatkan Potensi “Reformasi 1998 Jilid II” Jika Persoalan Ekonomi Tak Segera Dibenahi

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:50 WIB

Nah,.Ini Dia Alasan Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:47 WIB

Pemerintah Respons Ultimatum 18 Hari BEM SI Jateng Soal Rupiah: Aspirasi Diterima, Solusi Ekonomi Tak Bisa Instan

Senin, 1 Juni 2026 - 00:19 WIB

Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Dampak Perubahan Iklim Kian Nyata

Berita Terbaru