Rifqinizamy “Pendidikan Demokrasi Rusak Jika Kebenaran Justru Disalahkan “

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun ,Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC)  4 Pilar Tingkat SMA se Kalimantan Barat banyak menuai kritikan dari masyarakat dan warga Net .Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mendesak pihak juri dan sekretariat MPR RI menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah muncul polemik dalam sebuah ajang yang melibatkan peserta pelajar, di mana jawaban yang dinilai benar justru dianggap keliru oleh dewan juri.

Menurut Rifqinizamy, insiden tersebut bukan sekadar kesalahan teknis dalam perlombaan, melainkan telah mencederai intelektualitas peserta didik serta merusak semangat konstitusionalisme yang seharusnya dijunjung tinggi dalam kegiatan kebangsaan.

Ia menilai lembaga negara, khususnya yang berkaitan dengan edukasi 4 Pilar Kebangsaan, harus mampu menunjukkan keteladanan dalam menjaga objektivitas, akurasi, dan penghormatan terhadap argumentasi berbasis konstitusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau jawaban yang secara substansi benar justru disalahkan, maka ini menjadi preseden buruk bagi pendidikan demokrasi dan pembelajaran konstitusi di kalangan generasi muda,” tegasnya.

Rifqinizamy juga meminta agar juri yang terlibat dalam polemik tersebut dievaluasi secara menyeluruh dan tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, kredibilitas penyelenggaraan kegiatan kebangsaan harus dijaga agar tidak menurunkan kepercayaan publik, khususnya para pelajar.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada siswi Yosepha Alexandra asal Kalimantan Barat yang tetap berani mempertahankan jawaban dan argumentasinya. Sikap kritis dan keberanian menyampaikan pandangan dinilai sebagai cerminan generasi muda yang memahami nilai demokrasi dan kebangsaan.

Sebagai bentuk penghargaan, Rifqinizamy mengusulkan agar siswi tersebut diberikan penghargaan khusus sebagai Duta 4 Pilar Kebangsaan tingkat SLTA. Usulan itu dianggap sebagai simbol dukungan terhadap pelajar yang berani berpikir kritis, berpegang pada fakta, dan tidak takut menyampaikan kebenaran.

Polemik ini pun menuai perhatian luas di media sosial. Banyak warganet menilai kejadian tersebut menjadi pengingat penting bahwa ruang pendidikan dan perlombaan akademik harus tetap menjunjung kejujuran intelektual serta keterbukaan terhadap koreksi.

Pengamat pendidikan Drs Albert Sinaga M.Pd  menilai insiden ini seharusnya menjadi momentum evaluasi bagi penyelenggara kegiatan kebangsaan agar lebih profesional, transparan, dan menghormati kemampuan peserta didik. Sebab, tujuan utama pendidikan kebangsaan bukan hanya menghafal konsep, tetapi juga membangun budaya berpikir kritis, dialogis, dan demokratis di kalangan generasi muda Indonesia.

(Editor:Tim Redaksi sc;berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Simalungun Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan
Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI Tinjau Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Parapat
Polres Simalungun Ajak Orang Tua Dampingi Anak Saat Bermedia Digital
Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkab Simalungun Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas
Respon Cepat Call Center 110, Polsek Tanah Jawa Tindaklanjuti Laporan Dugaan Peredaran Sabu
Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat, Polsek Dolok Batu Nanggar Perkuat Kemitraan dan Ajak Masyarakat Tolak Narkoba
Sempat Kabur Saat Ditangkap, Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu di Bosar Maligas Diringkus Polisi
Polres Simalungun Gelar Pengamanan, Kawal Kegiatan Gowes Danrindam I/Bukit Barisan Menuju Parapat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:57 WIB

Bupati Simalungun Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:30 WIB

Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI Tinjau Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Parapat

Senin, 20 Juli 2026 - 13:33 WIB

Polres Simalungun Ajak Orang Tua Dampingi Anak Saat Bermedia Digital

Senin, 20 Juli 2026 - 06:54 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkab Simalungun Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:12 WIB

Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat, Polsek Dolok Batu Nanggar Perkuat Kemitraan dan Ajak Masyarakat Tolak Narkoba

Berita Terbaru