Retribusi Simalungun Baru 40,47 Persen, Pemkab Diminta Evaluasi Serius

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMALUNGUN – Realisasi retribusi daerah Kabupaten Simalungun hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp2,701 miliar atau 40,47 persen dari target Rp6,675 miliar. Capaian tersebut menyisakan sekitar Rp3,974 miliar yang harus dikejar dalam lima bulan terakhir tahun anggaran 2026.

Kondisi ini perlu menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemerintah Kabupaten Simalungun, mengingat retribusi daerah merupakan salah satu komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data realisasi, sejumlah sektor bahkan mencatat capaian di bawah 20 persen. Di antaranya retribusi persampahan/kebersihan Dinas PUTR yang baru mencapai 6,89 persen, jasa kepelabuhanan 7,83 persen, penyediaan/penyedotan kakus 9,25 persen, pemanfaatan aset daerah 17,53 persen, serta pelayanan kesehatan yang baru mencapai 27,75 persen.

Sementara itu, retribusi parkir tercatat 32,48 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik. Retribusi pelayanan pasar telah mencapai 61,69 persen, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 57,44 persen, serta pelayanan tempat rekreasi, pariwisata dan olahraga 57,84 persen.

Perbedaan capaian antar-sektor tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan dan strategi pemungutan retribusi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Secara matematis, selama tujuh bulan pertama rata-rata penerimaan retribusi sekitar Rp386 juta per bulan. Untuk mencapai target tahunan, lima bulan tersisa harus menghasilkan rata-rata sekitar Rp795 juta per bulan.

Artinya, penerimaan bulanan harus meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan rata-rata Januari–Juli.

Kondisi tersebut tentu membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar pencatatan target dan realisasi. Pemerintah daerah perlu memastikan seluruh potensi retribusi terdata, penagihan berjalan optimal, serta penerimaan benar-benar masuk ke kas daerah sesuai ketentuan.

Pertanyaan publik juga perlu dijawab secara terbuka: mengapa sejumlah target masih rendah, apakah potensi retribusi belum tergarap maksimal, dan apakah sistem penagihan serta pengawasannya sudah efektif?

Evaluasi terutama perlu diarahkan kepada sektor-sektor dengan capaian di bawah 20 persen. OPD pengelola retribusi diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai hambatan yang dihadapi sekaligus menyusun langkah percepatan yang terukur.

Target Rp6,675 miliar tidak boleh berhenti sebagai angka di atas kertas. Pemerintah Kabupaten Simalungun perlu menunjukkan keberanian melakukan evaluasi, memperbaiki tata kelola, dan memastikan pengelolaan retribusi berlangsung transparan, efektif dan akuntabel.

Dengan sisa waktu lima bulan, publik kini menunggu apakah Pemkab Simalungun mampu mengejar kekurangan sekitar Rp3,974 miliar tersebut atau target retribusi daerah 2026 kembali berpotensi tidak tercapai. 

Demikian M Adil Saragih tokoh pemerhati dan AKTIVIS Simalungun kepada Elangcybernusantaratv.com (Kamis 13/8 2026 )

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Hari Usai Beraksi, Terduga Pelaku Curat di Tapian Dolok Diringkus Resmob Polres Simalungun
BPBD Simalungun Turunkan Armada Damkar Bantu Padamkan Kebakaran Kolam Limbah PKS PTPN IV Kebun Dolok Ilir
Warga Disabilitas Amansari Dapat Pelayanan Perekaman KTP-el di Rumah dari Pemkab Simalungun
Sigap dan Humanis, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba Cepat Tindak Lanjuti Laporan Call Center 110 Terkait Penemuan Mayat di Purba Dolok
Bupati Simalungun Apresiasi Paskibraka 2026, Sukses Laksanakan Tugas
Bupati Simalungun Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI
Bupati Simalungun Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Fasilitas Air Bersih oleh Presiden
Bhabinkamtibmas Bandar Huluan Selesaikan Perselisihan WhatsApp, Dua Anak Berakhir Saling Memaafkan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:54 WIB

Empat Hari Usai Beraksi, Terduga Pelaku Curat di Tapian Dolok Diringkus Resmob Polres Simalungun

Jumat, 4 September 2026 - 10:51 WIB

BPBD Simalungun Turunkan Armada Damkar Bantu Padamkan Kebakaran Kolam Limbah PKS PTPN IV Kebun Dolok Ilir

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WIB

Warga Disabilitas Amansari Dapat Pelayanan Perekaman KTP-el di Rumah dari Pemkab Simalungun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:50 WIB

Sigap dan Humanis, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba Cepat Tindak Lanjuti Laporan Call Center 110 Terkait Penemuan Mayat di Purba Dolok

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Bupati Simalungun Apresiasi Paskibraka 2026, Sukses Laksanakan Tugas

Berita Terbaru