SIMALUNGUN – Kabar membanggakan datang dari dunia pasar modal Indonesia. PT Nitrasanata Dharma Tbk, perusahaan yang menaungi jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, bersiap mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham JECX.
Momentum ini menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi industri layanan kesehatan nasional, tetapi juga bagi masyarakat Simalungun. Salah satu pendiri perusahaan tersebut, dr. Darwan Madja Purba, Sp.M, dinilai berhasil membawa karya dan dedikasinya hingga ke tingkat korporasi nasional yang siap melantai di bursa saham.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan proyeksi nilai kapitalisasi pasar setelah IPO yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3,9 triliun hingga Rp4,5 triliun, kepemilikan saham langsung dr. Darwan Purba sekitar 11,8 persen diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp460 miliar hingga Rp530 miliar. Nilai tersebut belum termasuk berbagai aset maupun portofolio investasi lain yang dimilikinya.
Apabila proyeksi tersebut terealisasi, dr. Darwan Purba berpotensi menjadi salah satu tokoh bisnis dengan nilai kekayaan terbesar yang berasal dari Kabupaten Simalungun. Pencapaian ini sekaligus menjadi sejarah baru, karena perusahaan yang dipelopori putra daerah Simalungun berhasil menembus pasar modal Indonesia melalui proses IPO.
Keberhasilan ini juga memperlihatkan bahwa sektor kesehatan mampu berkembang menjadi industri bernilai tinggi apabila dikelola dengan visi jangka panjang, tata kelola perusahaan yang baik, inovasi berkelanjutan, serta pelayanan yang mengutamakan kualitas.
Menariknya, dalam beberapa tahun terakhir cukup banyak tokoh asal Simalungun yang meniti karier dan membangun usaha di bidang pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit dan klinik. Sejumlah di antaranya berhasil membangun institusi kesehatan yang berkembang pesat dan mendapat kepercayaan masyarakat.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa semangat kerja keras, ketekunan, profesionalisme, serta kepedulian terhadap pelayanan kesehatan menjadi modal penting yang mampu mengantarkan putra-putri Simalungun bersaing di tingkat nasional.
Bagi generasi muda, kisah perjalanan dr. Darwan Purba menjadi inspirasi bahwa latar belakang daerah bukanlah penghalang untuk meraih prestasi besar. Dengan pendidikan yang baik, integritas, keberanian mengambil peluang, dan kerja keras yang konsisten, sebuah usaha dapat berkembang dari skala lokal menjadi perusahaan nasional.
Pencapaian ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda Simalungun untuk terus meningkatkan kompetensi, membangun inovasi, memperkuat jiwa kewirausahaan, serta berani menciptakan usaha yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Semangat untuk membangun daerah melalui karya dan prestasi menjadi pesan penting dari perjalanan sukses dr. Darwan Purba. Keberhasilannya membuktikan bahwa putra daerah memiliki peluang yang sama untuk tampil di panggung bisnis Indonesia, bahkan dunia.
Habonaron Do Bona.
(Red/laman fb Drs R.Jutamardi P.)













