Periksa 9 Saksi KEJARI Simalungun Ungkap Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pelatihan HanPang dan BumDes 2025

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalugun

Pada Hari Senin, 09 Maret 2026

Penyidik pada Kejaksaan Negeri Simalungun terus berupaya untuk mengungkap kasus du­gaan tindak pidana ko­rupsi Pelatihan ketahanan pangan dan BumDes tahun 2025 dengan memeriksa sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, 9 saksi diperiksa oleh penyidik kejaksaan guna mengumpulkan bukti-bukti untuk dapat mengungkap kasus ini.

 

Kejaksaan Negeri Simalungun melalui Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) terus bergerak cepat dalam mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi terkait Pelatihan Ketahanan Pangan yang Sehat dan Aman, serta Pengelolaan dan Pembangunan BUMDesa Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Simalungun.

 

Penanganan perkara ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-02/L.2.24/Fd.1/02/2026 tertanggal 23 Februari 2026. Berikut adalah perkembangan terbaru dari proses penyidikan yang sedang berlangsung:

 

Sejak dimulainya tahap penyidikan, tim penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Simalungun telah melakukan pemeriksaan terhadap 47 (empat puluh tujuh) orang saksi. Para saksi yang dipanggil terdiri dari:

• Para Pangulu (Kepala Desa) di wilayah Kabupaten Simalungun.

• Para Peserta Pelatihan Ketahanan Pangan yang Sehat dan Aman serta Pengelolaan dan Pembangunan BUMDesa.

Rangkaian pemeriksaan ini telah berlangsung secara maraton selama satu pekan terakhir, terhitung sejak hari Senin, 2 Maret 2026, hingga hari ini, Senin, 9 Maret 2026.

 

Kejaksaan Negeri Simalungun menegaskan komitmennya untuk mengungkap fakta hukum secara terang benderang. Tim penyidik akan terus melakukan pemanggilan terhadap seluruh pihak terkait guna melengkapi alat bukti dan mendalami modus operandi dalam perkara ini.

 

Penyidik akan terus memantau setiap fakta dan perkembangan terbaru yang muncul dalam proses pemeriksaan untuk mencari serta menentukan pihak-pihak yang paling bertanggung jawab secara hukum atas dugaan kerugian negara yang ditimbulkan.

 

Kejari Simalungun memastikan penanganan perkara ini berjalan secara profesional dan transparan. Semua pihak yang terkait dengan kegiatan Pelatihan Ketahanan Pangan dan BUMDes tahun 2025 ini akan dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERTINA Simalungun Berangkatkan 5 Petinju Terbaik ke Kejurda Berastagi
Bawaslu Simalungun Terima Kunjungan GMNI, Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif
KNPI Simalungun Sorot Dugaan Backing PKS, Minta Kadis LH Simalungun Dicopot dan Pemilik CV. Rapi Tehnik Harus Ditangkap
Quo Vadis Pendidikan Simalungun,Antara Harapan dan Kenyataan
Menteri PKP Maruarar Sirait Kunjungi Samosir, 556 Rumah Dibedah dan 41,80 Hektare Kawasan Kumuh Ditata
Guru Besar ,Pendiri Judoka Kungfu Indonesia, Perwira Teladan Tarigan, Jadi Inspirasi Generasi Muda
Truk Muatan Baja Ringan Gagal Nanjak di Jalur Alternatif Parapat,Tiga Warga Riau Tewas
Babinsa Koramil 14/Raya Pantau Stok BBM dan Arus Lalu Lintas di Hari Ketiga Lebaran
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:19 WIB

PERTINA Simalungun Berangkatkan 5 Petinju Terbaik ke Kejurda Berastagi

Selasa, 7 April 2026 - 04:47 WIB

Bawaslu Simalungun Terima Kunjungan GMNI, Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif

Selasa, 7 April 2026 - 04:20 WIB

KNPI Simalungun Sorot Dugaan Backing PKS, Minta Kadis LH Simalungun Dicopot dan Pemilik CV. Rapi Tehnik Harus Ditangkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:14 WIB

Quo Vadis Pendidikan Simalungun,Antara Harapan dan Kenyataan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:06 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait Kunjungi Samosir, 556 Rumah Dibedah dan 41,80 Hektare Kawasan Kumuh Ditata

Berita Terbaru