Simalungun Rangking 319: Alarm Serius Pengelolaan Sampah

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Simalungun – Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 126 Tahun 2026 yang diterbitkan pada akhir Februari 2026 menempatkan Kabupaten Simalungun di peringkat 319 dari 420 kabupaten/kota dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2025, dengan skor 27,37. Capaian ini jelas bukan prestasi yang patut dibanggakan.

Memang terdapat 52 kabupaten/kota yang dikecualikan dari penilaian karena terdampak bencana. Namun, Simalungun tidak termasuk dalam kategori tersebut. Dengan demikian, posisi 319 tersebut sepenuhnya merefleksikan kondisi riil pengelolaan sampah di daerah ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skor 27,37 menunjukkan masih rendahnya rasio ketersediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Penanganan sampah dari sumbernya dinilai belum optimal, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) belum maksimal, serta masih ditemukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di sejumlah titik wilayah.

Persoalan ini bukan sekadar isu kebersihan, melainkan menyangkut tata kelola pemerintahan, komitmen anggaran, dan keseriusan dalam melindungi lingkungan hidup masyarakat. Sampah adalah isu peradaban. Kegagalan mengelola sampah secara baik berpotensi memicu dampak berantai, mulai dari pencemaran air dan udara, gangguan kesehatan, penurunan estetika wilayah, hingga potensi konflik sosial.

Pemerintah Kabupaten Simalungun diharapkan tidak bersikap defensif. Situasi ini justru harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh dan perumusan langkah konkret.

Salah satu strategi realistis adalah melakukan studi tiru ke daerah terbaik nasional dalam pengelolaan sampah, seperti Surabaya sebagai kota terbaik, serta Ciamis sebagai kabupaten terbaik dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah.

Surabaya dikenal berhasil membangun sistem pengurangan sampah berbasis masyarakat, penguatan bank sampah, hingga pengelolaan TPA yang lebih modern dan terintegrasi. Sementara Kabupaten Ciamis membuktikan bahwa daerah kabupaten pun mampu berprestasi melalui komitmen kuat, regulasi tegas, serta kolaborasi aktif antara pemerintah dan warga.

Meski memiliki karakteristik wilayah yang berbeda, Simalungun dapat meniru semangat inovasi, konsistensi kebijakan, dan keberpihakan pada lingkungan. Studi tiru tidak boleh berhenti pada kunjungan seremonial, melainkan harus dilanjutkan dengan roadmap perbaikan yang terukur, seperti peningkatan anggaran kebersihan, penambahan armada dan TPS3R, optimalisasi pengelolaan TPA, serta edukasi masif kepada masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Jika tidak segera berbenah, posisi 319 berpotensi menjadi preseden buruk yang terus berulang. Namun bila dijadikan titik evaluasi, peringkat ini justru dapat menjadi momentum kebangkitan tata kelola lingkungan di Kabupaten Simalungun.

“Pada akhirnya, kualitas pengelolaan sampah adalah cermin kualitas kepemimpinan daerah”,demikian M.Adil.Saragih,aktivis pemerhati di Simalungun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Periksa 9 Saksi KEJARI Simalungun Ungkap Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pelatihan HanPang dan BumDes 2025
Polda Sumut Sita 12 Eskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap*
DUNIA SIAGA SATU! Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Pasca Gugurnya Khamenei, Harga BBM Global Terancam Meledak
Danrem 023/KS Sambut Kedatangan Kasum TNI Tinjau Infrastruktur dan Pengungsian Pascabencana di Tapanuli Tengah
Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Yordania Tangani Krisis Kemanusiaan Gaza dan Tepi Barat
HUKUM DI TANAH KARO LUMPUH? Mesin Judi “Aseng Kayu” Bebas Berderu Tanpa Tersentuh, Kapolres Omon-omon
OPINI ​Menanti Taji Penegakan Hukum dan Etika dalam Penempatan Pejabat di Bumi Habonaron Do Bona
Sampah di Raya Tak Kunjung Usai, Jhon Sinaga Berharap Penanganan Serius Jelang Ramadan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:26 WIB

Periksa 9 Saksi KEJARI Simalungun Ungkap Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pelatihan HanPang dan BumDes 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:23 WIB

Simalungun Rangking 319: Alarm Serius Pengelolaan Sampah

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:24 WIB

Polda Sumut Sita 12 Eskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap*

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:04 WIB

DUNIA SIAGA SATU! Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Pasca Gugurnya Khamenei, Harga BBM Global Terancam Meledak

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:17 WIB

Danrem 023/KS Sambut Kedatangan Kasum TNI Tinjau Infrastruktur dan Pengungsian Pascabencana di Tapanuli Tengah

Berita Terbaru

Jakarta

BBM Naik = Ekonomi Melambat,Pemerintah Pilih Tahan Harga

Rabu, 8 Apr 2026 - 01:30 WIB