Simalungun dalam Bayang-Bayang Ketergantungan Fiskal

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMALUNGUN — Kapasitas fiskal Kabupaten Simalungun kembali menjadi sorotan setelah terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2025 tentang Peta Kapasitas Fiskal Daerah. Dalam regulasi yang ditetapkan pada 22 Desember tersebut, Simalungun tercatat berada di peringkat 23 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, dengan rasio kapasitas fiskal hanya 0,030 atau masuk kategori rendah.

Angka ini menunjukkan lemahnya kemandirian keuangan daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan. Kesenjangan semakin terlihat jika dibandingkan dengan Kabupaten Deli Serdang yang mampu mencatat rasio 0,332 dan masuk kategori tinggi. Perbedaan ini dinilai tidak sekadar mencerminkan variasi potensi antar daerah, tetapi juga mengindikasikan persoalan serius dalam tata kelola dan pemanfaatan sumber daya,papar M Adil Saragih kepada Elang Cyber nusantara (Selasa 28/4 2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, secara geografis dan ekonomi, Simalungun bukanlah daerah minim potensi. Wilayah ini memiliki lahan pertanian yang subur, aktivitas agrikultur yang cukup hidup, serta kawasan strategis di sekitar Danau Toba yang menyimpan peluang besar di sektor pariwisata. Namun, potensi tersebut belum mampu dikonversi menjadi kekuatan fiskal yang nyata.

Sejumlah pengamat menilai akar persoalan terletak pada belum optimalnya pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), minimnya penciptaan nilai tambah dari sektor unggulan, serta sistem pengelolaan keuangan yang belum sepenuhnya modern, efektif, dan transparan.

Ketergantungan tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat juga dinilai memperparah kondisi. Dalam jangka pendek, dana tersebut memang membantu menjaga stabilitas anggaran. Namun dalam jangka panjang, ketergantungan ini berpotensi menumpulkan inovasi daerah dan memperlambat upaya peningkatan kemandirian fiskal.

“Jika terus bergantung pada transfer pusat, daerah akan sulit berkembang secara mandiri. Harus ada keberanian untuk membangun sumber pendapatan sendiri,” ujar M Adil Saragih, salah satu analis kebijakan publik di Sumatera Utara.

Kondisi ini juga mencerminkan perlunya arah kebijakan yang lebih tegas dan terukur. Tanpa strategi yang fokus pada penguatan ekonomi lokal, Simalungun dikhawatirkan akan terus berada dalam siklus yang sama: kaya potensi, tetapi lemah dalam realisasi,ujarnya lebih jauh menerangkan.

Pemerintah daerah dinilai perlu melakukan langkah-langkah struktural, di antaranya mendorong industrialisasi berbasis pertanian, mengelola sektor pariwisata secara profesional dan berkelanjutan, serta membenahi sistem pemungutan dan pengelolaan pendapatan daerah.

Momentum peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 menjadi pengingat penting bahwa kemandirian fiskal merupakan salah satu indikator utama keberhasilan otonomi. Tanpa perbaikan signifikan, rasio 0,030 dikhawatirkan akan terus melekat sebagai gambaran stagnasi, bukan kemajuan.

Pada akhirnya, dampak dari lemahnya kapasitas fiskal bukan hanya tercermin dalam laporan keuangan, tetapi dirasakan langsung oleh masyarakat yang belum sepenuhnya menikmati hasil dari kekayaan daerahnya sendiri.

(Editor Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Harkamtibmas, Kapolres Simalungun Gandeng PCNU: Generasi Sehat, Masa Depan Kuat
Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Simalungun Sambangi Makorem 022/Pantai Timur
Rakorwal GTRA TA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial  
Pisah Sambut Kapolres Simalungun, Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat
Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus Disambut Hangat, Pisah Sambut AKBP Marganda Aritonang Berlangsung Khidmat
Tindak Lanjuti Pemberitaan Dugaan Judi Tembak Ikan Berkedok SPA, Polsek Bandar Huluan Turun ke Lokasi
Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung di Nagori Karang Rejo
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:44 WIB

Perkuat Harkamtibmas, Kapolres Simalungun Gandeng PCNU: Generasi Sehat, Masa Depan Kuat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:14 WIB

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

Selasa, 22 September 2026 - 11:41 WIB

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Simalungun Sambangi Makorem 022/Pantai Timur

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Pisah Sambut Kapolres Simalungun, Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 - 06:50 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus Disambut Hangat, Pisah Sambut AKBP Marganda Aritonang Berlangsung Khidmat

Berita Terbaru