RAYA – Masalah tumpukan sampah di kawasan Raya hingga kini masih menjadi keluhan utama warga dan pengguna jalan. Meski sudah berlangsung cukup lama, penanganan limbah rumah tangga ini dinilai belum menyentuh solusi permanen, sehingga pemandangan kumuh dan aroma tidak sedap masih terus menghantui wilayah tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Jhon Sinaga, angkat bicara mengenai kondisi yang kian memprihatinkan ini. Menurutnya, tumpukan sampah yang dibiarkan meluber ke bahu jalan tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar.
Momen Ramadan Jadi Urgensi Kebersihan
Jhon Sinaga menekankan bahwa momentum Ramadan yang sudah di depan mata seharusnya menjadi pemicu bagi pihak terkait untuk bergerak lebih cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan. Saya sangat berharap masalah sampah ini bisa segera teratasi sebelum suasana puasa dimulai. Kita ingin beribadah dengan nyaman tanpa terganggu aroma busuk dan pemandangan sampah yang berserakan,” ujar Jhon Sinaga kepada awak media.
Beliau menambahkan bahwa selama Ramadan, aktivitas masyarakat di luar rumah biasanya meningkat, terutama saat sore hari menjelang berbuka (ngabuburit). Jika sampah tetap menumpuk, hal ini dikhawatirkan akan mengganggu kekhusyukan dan kenyamanan warga yang melintas.
Poin-Poin Keluhan Warga:
-
Aroma Tidak Sedap: Bau menyengat yang tercium hingga radius puluhan meter.
-
Drainase Tersumbat: Sampah yang masuk ke parit berisiko menyebabkan banjir saat hujan turun.
-
Kesehatan: Munculnya lalat dan potensi penyakit di area pemukiman.
Harapan untuk Pemerintah Daerah
Masyarakat berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat dapat menambah armada pengangkut sampah atau menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) yang lebih representatif di titik-titik krusial.
“Ini bukan soal memindahkan masalah, tapi soal sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Kami harap ada tindakan nyata, bukan sekadar pembersihan sesaat agar Ramadan tahun ini terasa lebih bersih dan bermartabat,” tutup Jhon.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah di beberapa titik di Raya masih terlihat menumpuk, menunggu respons cepat dari pihak berwenang sebelum fajar Ramadan menyingsing.













