MEREK RAYA – Kondisi infrastruktur di Pekan Tradisional Merek Raya, Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, kini menuai keluhan dari para pedagang dan pengunjung. Pasalnya, sejumlah fasilitas utama seperti loods (los) tempat berjualan ditemukan dalam keadaan rusak parah atau “kupak-kapik” tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
Pantauan di lokasi pada Minggu (22/3/2026), atap-atap seng pada beberapa bangunan los tampak sudah bocor dan berkarat. Sebagian kerangka kayu juga terlihat mulai melapuk, sehingga mengancam keselamatan warga yang beraktivitas di bawahnya, terutama saat cuaca buruk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluhan Pedagang dan Pembeli,
Rusaknya fasilitas ini berdampak langsung pada kenyamanan transaksi jual-beli. Jika hujan turun, para pedagang terpaksa menutup barang dagangannya dengan plastik tambahan karena air merembes masuk ke dalam los.
“Sudah lama kondisinya seperti ini, belum ada sentuhan perbaikan. Kalau hujan kami repot, pembeli juga jadi malas masuk ke dalam karena becek dan bocor,” ujar salah seorang pedagang yang setiap pekannya berjualan di tempat tersebut.
Selain kondisi atap yang rusak, kondisi kamar mandi / toilet juga tidak berfungsi sehingga membuat para pengunjung dan pedagang kurang nyaman yang berdampak pada faktor kevbersihan di sekitar area pekan .
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas PUPR segera turun tangan melakukan revitalisasi agar roda ekonomi masyarakat di Kelurahan Merek Raya kembali bergairah,mengingat Kelurahan Merek Raya adalah juga Gerbang Ibukota menuju Kantor Bupati di Pematang Raya ,Simalungun.
Harapan Perbaikan,
Masyarakat Merek Raya mendesak agar anggaran perbaikan pasar tradisional diprioritaskan. Mengingat peran penting pasar ini sebagai pusat ekonomi warga sekitar, infrastruktur yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola pasar maupun dinas terkait mengenai rencana renovasi gedung los yang rusak tersebut.













