Kondisi Memprihatinkan, Loods Pekan Tradisional Merek Raya “Kupak-Kapik” Tak Terurus

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEREK RAYA – Kondisi infrastruktur di Pekan Tradisional Merek Raya, Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, kini menuai keluhan dari para pedagang dan pengunjung. Pasalnya, sejumlah fasilitas utama seperti loods (los) tempat berjualan ditemukan dalam keadaan rusak parah atau “kupak-kapik” tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.

Pantauan di lokasi pada Minggu (22/3/2026), atap-atap seng pada beberapa bangunan los tampak sudah bocor dan berkarat. Sebagian kerangka kayu juga terlihat mulai melapuk, sehingga mengancam keselamatan warga yang beraktivitas di bawahnya, terutama saat cuaca buruk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan Pedagang dan Pembeli,

Rusaknya fasilitas ini berdampak langsung pada kenyamanan transaksi jual-beli. Jika hujan turun, para pedagang terpaksa menutup barang dagangannya dengan plastik tambahan karena air merembes masuk ke dalam los.

“Sudah lama kondisinya seperti ini, belum ada sentuhan perbaikan. Kalau hujan kami repot, pembeli juga jadi malas masuk ke dalam karena becek dan bocor,” ujar salah seorang pedagang yang setiap pekannya berjualan di tempat tersebut.

Selain kondisi atap yang rusak, kondisi kamar mandi / toilet juga tidak berfungsi sehingga membuat para pengunjung dan pedagang kurang nyaman yang berdampak pada faktor kevbersihan  di sekitar area pekan .

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas PUPR segera turun tangan melakukan revitalisasi agar roda ekonomi masyarakat di Kelurahan  Merek Raya kembali bergairah,mengingat Kelurahan Merek Raya adalah juga Gerbang Ibukota menuju Kantor Bupati di Pematang Raya ,Simalungun.

Harapan Perbaikan,

Masyarakat Merek Raya mendesak agar anggaran perbaikan pasar tradisional diprioritaskan. Mengingat peran penting pasar ini sebagai pusat ekonomi warga sekitar, infrastruktur yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola pasar maupun dinas terkait mengenai rencana renovasi gedung los yang rusak tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Simalungun Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan
Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI Tinjau Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Parapat
Polres Simalungun Ajak Orang Tua Dampingi Anak Saat Bermedia Digital
Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkab Simalungun Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas
Respon Cepat Call Center 110, Polsek Tanah Jawa Tindaklanjuti Laporan Dugaan Peredaran Sabu
Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat, Polsek Dolok Batu Nanggar Perkuat Kemitraan dan Ajak Masyarakat Tolak Narkoba
Sempat Kabur Saat Ditangkap, Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu di Bosar Maligas Diringkus Polisi
Polres Simalungun Gelar Pengamanan, Kawal Kegiatan Gowes Danrindam I/Bukit Barisan Menuju Parapat
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:57 WIB

Bupati Simalungun Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:30 WIB

Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI Tinjau Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Parapat

Senin, 20 Juli 2026 - 13:33 WIB

Polres Simalungun Ajak Orang Tua Dampingi Anak Saat Bermedia Digital

Senin, 20 Juli 2026 - 06:54 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemkab Simalungun Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:12 WIB

Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat, Polsek Dolok Batu Nanggar Perkuat Kemitraan dan Ajak Masyarakat Tolak Narkoba

Berita Terbaru