Mulai 1 Mei 2026, Tol Sinaksak–Simpang Panei Beroperasi Gratis Sementara

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMALUNGUN — Kabar baik bagi masyarakat Sumatera Utara. Mulai 1 Mei 2026, ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei resmi beroperasi tanpa tarif. Kebijakan ini berlaku sementara dan bertepatan denganMulai 1 Mei 2026, Tol Sinaksak–Simpang Panei Beroperasi Gratis Sementara libur panjang Hari Buruh Internasional pada 1–3 Mei 2026.

Ruas sepanjang 12,86 kilometer tersebut merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), tepatnya Seksi 4 Dolok Merawan–Pematang Siantar yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengoperasian ini dilakukan setelah terbitnya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1786/KPTS/Mn/2026 tertanggal 9 April 2026 tentang penetapan pengoperasian jalan tol tersebut.

Telah Lulus Uji dan Siap Operasi Penuh

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyatakan bahwa ruas tol ini telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sebelumnya, jalan tol ini telah melalui Uji Laik Fungsi (ULF) pada November 2025 dan memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dengan predikat bintang lima dari Kementerian Pekerjaan Umum pada Januari 2026.

Menurutnya, kesiapan operasional juga diperkuat melalui pelatihan intensif bagi petugas, mencakup aspek keselamatan, manajemen lalu lintas, pelayanan darurat, hingga pelayanan pengguna jalan.

Rekam Jejak Positif Saat Uji Fungsional

Sebelum dioperasikan penuh, ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei telah beberapa kali difungsionalkan saat momen libur besar. Pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tercatat melayani 88.876 kendaraan, sementara saat arus mudik Lebaran 2026 sebanyak 77.096 kendaraan melintas.

Menariknya, selama masa uji coba tersebut tidak tercatat kecelakaan fatal (zero fatality), menjadikan ruas ini sebagai salah satu jalur favorit pengguna jalan di wilayah Sumatera Utara.

Pangkas Waktu Tempuh ke Danau Toba

Kehadiran ruas tol ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi perjalanan. Waktu tempuh dari Medan menuju kawasan wisata Danau Toba yang sebelumnya bisa mencapai enam jam, kini diperkirakan hanya sekitar dua jam.

Hal ini tentu menjadi dorongan besar bagi sektor pariwisata, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

Fasilitas dan Layanan Lengkap

Untuk menunjang kenyamanan pengguna, pengelola telah menyiapkan berbagai fasilitas, di antaranya:

1 gerbang tol dengan 6 gardu (3 masuk dan 3 keluar)

32 personel siaga

Layanan patroli 24 jam

Derek dan ambulans

Sistem pemantauan lalu lintas secara real-time

Dalam waktu dekat, ruas ini juga akan dioperasikan penuh selama 24 jam tanpa pembatasan waktu.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Pengelola mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan berkendara di jalan tol, antara lain:

Kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam

Tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat

Pengguna juga dapat melaporkan kendala atau kejadian di jalan melalui call center resmi Kutepat.

Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Secara strategis, ruas Tol Kutepat menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur Sumatera Utara. Selain memperlancar konektivitas antarwilayah, tol ini juga membuka akses menuju kawasan industri, pelabuhan, serta destinasi wisata unggulan.

Dengan kehadiran ruas ini, diharapkan distribusi barang semakin efisien, mobilitas masyarakat meningkat, serta peluang investasi baru terus tumbuh di daerah.

(Rel/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel elangcybernusantaratv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Antik Toba 2026: Polres Simalungun Ringkus 53 Tersangka dan Sita Ratusan Gram Sabu-Ganja, Capaian Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pinjam Motor Teman dengan Alasan Beli Rokok lalu Kabur, Pelaku Penggelapan di Gunung Malela Diringkus Polsek dalam Waktu Kurang 48 Jam
Kapolda Sumut Serahkan Sapi Kurban 600 Kg ke Persulukan Serambi Babussalam Simalungun, TGB: Jadikan Idul Adha Momentum Perkuat Persatuan Bangsa
Tegas! Polres Simalungun Bakar Sarang Narkoba di Tanah Jawa, 5 Pelaku Ditangkap dan Hampir 100 Gram Sabu Disita
Kapolsek Bosar Maligas Gelar Gotong Royong dan Sosialisasi Anti-Narkoba, Warga Nagori Boluk Nyatakan Komitmen Perangi Narkoba
Sat Res Narkoba Polres Simalungun: Tegaskan Sikap, Narkoba Adalah Musuh Bersama.
Kapolres Simalungun Hadiri Pembukaan MTQ Nasional Ke-52 Tingkat Kabupaten, Wujud Dukungan Polri terhadap Syiar Islam
Rifqinizamy “Pendidikan Demokrasi Rusak Jika Kebenaran Justru Disalahkan “
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:17 WIB

Operasi Antik Toba 2026: Polres Simalungun Ringkus 53 Tersangka dan Sita Ratusan Gram Sabu-Ganja, Capaian Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:45 WIB

Pinjam Motor Teman dengan Alasan Beli Rokok lalu Kabur, Pelaku Penggelapan di Gunung Malela Diringkus Polsek dalam Waktu Kurang 48 Jam

Senin, 25 Mei 2026 - 13:20 WIB

Kapolda Sumut Serahkan Sapi Kurban 600 Kg ke Persulukan Serambi Babussalam Simalungun, TGB: Jadikan Idul Adha Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:32 WIB

Tegas! Polres Simalungun Bakar Sarang Narkoba di Tanah Jawa, 5 Pelaku Ditangkap dan Hampir 100 Gram Sabu Disita

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:28 WIB

Kapolsek Bosar Maligas Gelar Gotong Royong dan Sosialisasi Anti-Narkoba, Warga Nagori Boluk Nyatakan Komitmen Perangi Narkoba

Berita Terbaru